Ini Dia 5 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Tak Boleh Lupa Dibeli

Semarang tak sekedar lumpia saja, beragam oleh-oleh khas Semarang sebenarnya cukup banyak untuk dijadikan opsi. Popularitas lumpia memang tak dapat diingkari lagi kebenarannya, tapi tak ada salahnya juga bukan mencari buah tangan lain khas Kota Atlas ini?

Warisan budaya dan kuliner yang terus dilestarikan dan dikembangkan, memunculkan banyak oleh-oleh khas yang tak boleh dilewatkan. Secara singkat, kami sajikan pilihan oleh-oleh khas Semarang yang bisa Anda bawa pulang setelah berkunjung ke sini.

Berikut beberapa opsi menariknya untuk Anda!

Roti Ganjel Rel, Kok Bisa?

Anda tak salah baca, nama makanan ini memang roti Ganjel Rel. Secara harfiah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia menjadi Roti Pengganjal Rel, cukup unik ya namanya? Lalu apakah rasanya seunik nama yang diberikan?

Awal mula kemunculan nama roti ini disebabkan karena warnanya yang coklat serta bentuknya yang memanjang, mirip seperti kayu bantalan rel. Lambat laun justru nama ini yang melekat pada makanan khas Semarang yang sering dijadikan oleh-oleh ini.

Rasa dominan yang tersaji dalam roti ini sendiri adalah kayu manis, dan memiliki tekstur yang padat dan khas. Oleh-oleh khas Semarang ini kini mulai jarang ditemui karena kebanyakan penjualnya sudah berganti ke barang lain. Jadi, ketika menyambangi Semarang jangan lupa membelinya agar Roti Ganjel Rel ini tetap lestari ya!

Lumpia Semarang, Khas dan Otentik

Well sekeras apapun dicari, memang makanan yang satu ini akan selalu jadi ‘ikon’ kota Semarang secara umum. Telah dikenal sejak lama, lumpia Semarang merupakan versi lumpia terbaik menurut banyak orang.

Setidaknya ada beberapa produsen lumpia yang memiliki rasa otentik, karena diklaim menggunakan resep turun temurun. Misalnya saja Lumpia Mbak Lien, Lumpia Cik Me Me, hingga Lumpia Gang Lombok. Anda sendiri, mana yang menjadi favorit?

Dengan isian rebung, tekstur renyah disajikan bersama dengan rasa gurih yang pas. Lumpia sendiri memiliki dua versi berbeda, lumpia kering yang digoreng, dan lumpia basah yang tidak digoreng. Tinggal tergantung selera saja, mana yang terasa lebih lezat ketika dinikmati.

Wingko Babat, Ini Juga Jangan Sampai Terlewat

Menyebutkan oleh-oleh khas Semarang tak akan lengkap rasanya jika tanpa memasukkan Wingko Babat. Harganya terjangkau, bisa bertahan lama, memiliki rasa yang manis, serta tekstur yang khas membuat makanan ini tak boleh dilewatkan.

Pada kemasan standarnya, satu kotak Wingko Babat akan berisi kurang lebih 20 buang wingko. Jika Anda penasaran dengan rasa original, Anda bisa memintanya demikian. Namun jika Anda Ingin rasa yang lain, tersedia juga rasa nangka, cokelat, aren, coklat, dan lain-lain.

Harganya juga tak terlalu mahal, mulai dari Rp.50.000 sampai Rp.70.000 per kotaknya. Tak mahal untuk sebuah oleh-oleh khas bukan? Baiknya lagi, makanan ini sangat mudah dijumpai di berbagai tempat di Semarang.

Batik Semarangan, Dengan Motif yang Tak Ada Duanya

Hampir setiap daerah di Indonesia memiliki ciri khas pada batik yang ada di daerah tersebut. Di Semarang sendiri, batik yang bisa jadi oleh-oleh khas Semarang adalah batik dengan motif Lawang Sewu, Warak Ngendog, Tugu Muda, Blekok, dan Asam.

Dari namanya saja sudah unik ya?

Batik-batik ini terinspirasi dari landmark dan hal-hal khas yang dimiliki Semarang. Jadi dapat dipastikan, motif yang ada pada batik Semarang ini tak akan Anda temukan pada motif batik dari kota lain.

Dengan harga yang cukup terjangkau, mulai dari Rp.100.000 per meternya, Anda sudah bisa membawa pulang buah tangan khas Semarang yang satu ini. Bisa dijadikan banyak jenis pakaian yang unik bukan?

Lontong Spekkoek Waiki, Lontong atau Roti?

Nah, terakhir ada makanan unik yang dibungkus ‘daun pisang’ menyerupai lontong. Tapi saat dibuka, Anda akan terkejut mendapati sebuah roti gulung yang lezat. Dengan nama Lontong Spekkoek Waiki, Anda bisa menjadikan ini kejutan untuk orang yang menantikan kepulangan Anda.

Harga dari lontong roti ini tak mahal, hanya sekitar Rp.20.000 saja per gulung lontongnya. Jadi, Anda bisa membawa pulang dengan jumlah yang cukup banyak. Lagipula jika dipikir, makanan ini juga cukup tahan lama kok, jadi tak perlu buru-buru karena takut basi.

Penjualnya berada di Jalan Senjoyo II nomor 1, Bugangan, Semarang Timur. Anda bisa dengan mudah menemukan penjualnya melalui Google Maps, dengan mendapatkan rute terdekat.

Memang berkunjung ke kota Semarang tak lengkap rasanya jika tak membawa oleh-oleh khas Semarang ini. Jangan ragu untuk mencari referensi-referensi lain di Indonesia Travel mengenai informasi terbaru soal wisata di Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke.

Mendapatkan oleh-oleh khas Semarang ini bisa dilakukan dengan banyak cara, bahkan dengan memanfaatkan marketplace. Sementara kondisi masih belum memungkinkan untuk berkunjung ke sana, Anda bisa mulai menyusun rencana liburan dengan banyak informasi di situs resmi yang disebutkan di atas tadi. Jadi tak perlu ragu, dapatkan informasi lengkap dan susun rencana liburan Anda sekarang juga!